Dari Borobudur kembali ke Borobudur
Kapal ini di buat di Pageungan Kecil Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep Oleh Bapak As'Ad Untuk melakukan perjalan dari Indonesia ke Afrika yang mengukir sejarah baru.
Setelah melakukan perjalanan bersejarahnya sejak 15 Agustus 2003 hingga 23 Februari 2004, kapal Samudraraksa akhirnya menjadi kenangan. Setelah mengarungi lautan selama hampir tujuh bulan, kapal ini dimuseumkan dan menjadi warisan kekayaan bangsa. Tempat peristirahatan terakhir Samudraraksa terletak di taman Candi Borobudur. Pemilihan Borobudur sebagai lokasi museum bukanlah tanpa alasan. Seperti namanya, yaitu ekspedisi Borobudur, kapal ini berawal dari Borobudur dan berakhir di Borobudur.
Dampak positif ekspedisi Borobudur tersebut jelas sangat besar. Selain menumbuhkan kebanggan maritim kepada bangsa Indonesia, juga berdampak nyata terhadap dunia pariwisata. Harian Balipos pada tanggal 31 Desember 2003 melaporkan adanya peningkatan arus kunjungan turis Afrika untuk berlibur ke Indonesia, terutama Bali sebagai tujuan wisata yang paling banyak digemari.
ini semua rekayasa..broowoo ..ini tipu2 saja .....agar orang PGR dikatakan enguasai jalur pelayaran padahal ini bohong ini semua di buat oleh orang sumenep khususnya kalianget
stopppp kau tipu2 eeeeeeeeeeeeeeeeeeee ....pagerungan hanyalah pulau kecil tertinggal jaman